Tampilkan postingan dengan label Mengenai Hamster. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mengenai Hamster. Tampilkan semua postingan

Wajib gak Wajib


Wajib Gak Wajib
By: Andi Nursaiful/Berbagai Sumber

Potongan-potongan info di bawah ini didapat melalui riset dari berbagai sumber referensi ilmiah yang sahih. Buat temen-temen yang memelihara hamster, minat memelihara, atau sekadar ingin menambah wawasan, tak ada salahnya dibaca-baca. Tapi bagi mereka yang memori di kepalanya sudah penuh, dan tak merasa perlu untuk mengisinya lagi dengan sesuatu yang baru, atau karena dianggap tidak bermanfaat, monggo dilewatkan saja...

DARI MANA NAMA ITU DIPEROLEH?
What is in a name, kata pujangga Inggris Shakespeare. Tapi ini tak berlaku di dunia perhamsteran. Buktinya, nama dan istilah memiliki latar belakang tersendiri.

Hamster
Anggapan umum yang diyakini banyak orang bahwa nama "Hamster" berasal dari Bahasa Jerman "Hamstern" (yang artinya: penimbun) ternyata salah! Sebaliknya, kata "Hamstern" dalam bahasa Jerman, merupakan istilah baru yang justru mengambil atau terderivasi dari kata "Hamster". Kata "Hamster" berasal dari Bahasa Proto-Slavia, "chomestar". Kata itu mirip-mirip dengan bahasa Rusia (хомячок, atau hohmyachok), dan Bahasa Polandia (chomik).

Dwarf hamster
Dwarf hamster merujuk pada tiga spesies hamster: Campbell, WW, dan Roborovski. Penyebutan "Dwarf" yang berarti "cebol" atau "mini" dikarenakan ketiga spesies ini merupakan hamster terkecil dari sekitar 25 spesies hamster yang ada di alam liar.

Winter White
Nama ini diperoleh karena kemampuannya untuk mengubah coating/bulu dari warna tertentu menjadi warna "putih" (White). Perubahan itu terjadi selama tiga bulan menjelang musim "dingin" (Winter). Ini merupakan respon alamiah yang dipicu oleh berkurangnya intensitas cahaya menjelang dan selama musim dingin, dan dilakukan untuk menghindari predator/pemangsa. (Baca bagaimana proses itu terjadi di bagian lain tulisan ini)

Phodopus campbelli
Ini adalah nama latin dari spesies hamster Campbell. Nama Campbell diberikan karena yang pertama kali menemukan adalah orang yang bernama W.C. Campbell pd tahun 1902 di Tuva, sebuah kawasan yang melingkupi wilayah geografis China dan Rusia.

Phodopus sungorus
Ini adalah nama latin dari spesies hamster Winter White. Meskipun yang pertama melaporkannya bernama Peter Simon Pallas (tahun 1773), hamster ini tidak diberi nama "Phodopus Pallas".  Nama "sungorus" diperoleh dari daerah penemuannya, yaitu Dzungaria (area Kazakhstan), meskipun belakangan ditemukan juga di Mongolia, Siberia (Rusia), dan Manchuria.

Oleh sebab itu, WW juga dikenal dengan beberapa mana lain, yaitu: Djungarian Hamster, Siberian hamster, Russian Dwarf Hamster, Furry Hamster (karena bulu kakinya sangat lembut), dan tentu saja Winter White Hamster.

Golden Hamster
Ini adalah nama lain dari spesies hamster Syrian. Dinamakan "Golden" karena warna aslinya di alam adalah warna coklat keemasan.

Syrian Hamster
Mendapat nama Syrian karena habitatnya berada di wilayah Syria (Suriah). Pertama kali ditemukan pada 1839 oleh seorang zoologist Inggris bernama George Robert Waterhouse. Si George ini gak egois memberikan nama hamster ini dengan nama "George Hamster", melainkan dengan nama Cricetus auratus. Kulit dan bulu dari hamster Syria yg pertama ditemukan ini sekarang tersimpan dengan awet di British Museum of Natural History.

Roborovski
Hamster ini mendapatkan namanya dari sang penemu, Letnan. Vsevolod Roborovski. Dialah yang pertama kali mencatat keberadaan hewan ini. Dia menemukannya pada sebuah ekspedisi pada bulan Juli 1894.

Sayangnya, sang letnan tidak melakukan studi lebih lanjut. Pada 1903, Konstantin A. Satunin melakukan observasi lapangan, tapi itupun tidak berlanjut. London Zoo kemudian mengimpor hamster ini ke Inggris pada 1960-an, hanya untuk dipajang.

Studi ilmiah dan komprehensif pertama terhadap spesies ini dilakukan di Inggris, dengan mengimpor spesimen dari Moscow Zoo. Namun tak ada satupun yang berhasil hidup dan beranak pinak. Roborovski yang beredar sekarang ini, terutama di Inggris, merupakan keturunan dari Roborovski yang diimpor dari Belanda pada 1990. AS kemudian juga mengimpornya pada 1998.

Speedy Gonzales
Ini adalah nama yang diberikan kepada hamster Roborovski di negara-negara Amerika Latin dan beberapa negara Eropa. Merujuk pada kemampuannya untuk berlari cepat, dan merupakan pelari tercepat di antara 25 spesies hamster yang ada.


MITOS DAN FAKTA SEPUTAR HAMSTER
Banyak orang yang hidup dalam mitos tanpa pernah menemukan fakta sebenarnya dari mitos yang ia yakini. Di bawah ini beberapa mitosdan fakta seputar hamster.

Selama Ratusan Tahun, WW Dikira Tikus
Oleh Peter Simon Pallas, WW pertama dilaporkan sebagai spesies mouse. Pada 1778, Pallas memberikan nama mouse sungarus. Hampir 200 tahun kemudian, tepatnya 1912, Ned Hollister memberikan nama Djungarian hamster dan memasukkan WW ke genus Phodopus.

WW Masuk Lab
WW pertama kali dibawa ke lab dan diternakkan di Jerman oleh Klaus Hofmann pada 1960-an. Kebanyakan dari WW yg beredar di dunai saat ini adalah keturunan dari hamster itu. Tahun 1970-an, beberapa WW hasil ternakan Hofmann dibawa ke lab di Inggris, dan baru pada 1978 mulai diperkenalkan di pasar pet umum.

Bagaimana Proses Whitening pada WW Terjadi?
Ada mitos bahwa WW berubah karena suhu dingin. Tak sedikit orang .... (SENSORED) yang mencoba memasukkan WW peliharaannya ke kulkas untuk menguji mitos itu. Padahal,proses whitening terjadi bukan karena suhu dingin, melainkan karena berkurangnya intensitas cahaya. Kebetulan saja, intensitas cahaya di habitat WW berkurang menjelang dan selama musim dingin.

Proses "whitening" atau memutih itu bermula dari mata. Sebagaimana mamalia lainnya, WW memiliki retina di matanya. Retina WW mengandung zat yang dinamakan ganglion cells. Cell ini yang bertugas merekam berapa banyak cahaya yg diperoleh dalam 24 jam. Informasi ini lalu diteruskan ke bagian dari otak yang disebut suprachiasmatic nucleus (SCN). Kira-kira SCN ini adalah markas besar deh. Berikutnya, SCN meneruskan informasi itu ke pineal gland.

Lantas, pineal gland merespon informasi tersebut dengan mengeluarkan hormon melatonin. Seberapa banyak hormaon melatonin yg dikeluarkan, tergantung dari informasi brp banyak intensitas cahaya yg diperoleh mata. Semakin intens cahayanya, maka semakin sedikit hormon yg dilepaskan. Demikian sebaliknya. Nah sedikit atau bnyknya hormon melatonin ini, mempengaruhi warna bulu/coating ww.


Nenek Moyang Syrian di Rumah Kita
Hampir satu abad sejak Syria ditemukan, seorang profesor ahli hewan dari Hebrew University of Jerusalem, bernama Israel Aharoni, pada tahun 1930 kembali menangkap seekor induk hamster bersama enam anaknya di Aleppo, Syria. Dia membawanya ke Jerusalem sebagai hewan lab. Beberapa berhasil kabur lewat lubang di lantai, namun yang tidak sempat kabur, sekarang menjadi nenek moyang hamster Syrian yang beredar di beberapa negara. Termasuk yang dibawa ke Inggris pada 1931.

Di Amerika sendiri, Syirian masuk melalui impor langsung dari Syria pada 1971. Apakah hamster Syria yang beredar di AS, termasuk punyanya Teteh Linda Price, merupakan keturunan dari hasil impor ini? Ternyata tidak, sebab hasil studi DNA terbaru menemukan bahwa tidak ada satupun hamster syrian di AS merupakan anak cucu dari hasil impor itu.

Sejak 1970-an itu pula, nama latin Syrian yang tadinya Cricetus auratus diralat menjadi Mesocricetus auratus. Alasannya, genus Cricetus berbeda dengan genus Mesocricetus, berdasarkan penelitian terbaru ketika itu.

Nama Arab Syrian Hamster
Tahukah Anda bahwa Hamster Syrian di negara Arab (aslinya memang dari Suriah, salah satu negeri Arab) dikenal juga dengan sebutan   أبو جراب  atau "Mister Saddlebags". Ini karena kemampuannya yang luar biasa dalam hal membawa makanan di kantung pipi menuju lokasi penimbunan makanan di sarang. Pernah dilaporkan bahwa ditemukan sebanyak 25 kg persediaan makanan di sebuah sarang "seekor" Syrian.

Masa "on" Syrian Hamster
Masa berahi Syria datang setiap empat hari sekali, namun hanya mau menerima jantan pada satu hari dalam empat hari itu.

Masa Hamil Syrian Terpendek dari Seluruh Mamalia
Dari sebuah jenis mamalia yang memiliki plasenta, Syria merupakan yang paling pendek masa hamilnya, yaitu hanya 16 hari.

Hamster berasal dari kata Hamstern
Anggapan umum yang diyakini banyak orang bahwa nama "Hamster" berasal dari Bahasa Jerman "Hamstern" (yang artinya: penimbun) ternyata salah! Sebaliknya, kata "Hamstern" dalam bahasa Jerman, merupakan istilah baru yang justru mengambil atau terderivasi dari kata "Hamster". Kata "Hamster" berasal dari Bahasa Proto-Slavia, "chomestar". Kata itu mirip-mirip dengan bahasa Rusia (хомячок, atau hohmyachok), dan Bahasa Polandia (chomik).

Hamster Betina Kanibal?
Hamster betina memakan anak bukan karena hamster kanibal, atau masuk kategori Infanticide (membunuh bayinya sendiri). Syrian betina akan memakan bangkai bayinya yang sudah mati, demi mencegah baunya terdeteksi oleh predator. Beberapa betina hamster memang diketahui membunuh dan memakan bayinya yang sehat karena mendeteksi ada bau asing di sekitarnya yang dianggap sebagai ancaman (termasuk bau manusia).

Hamster Bukan Hewan Nocturnal
Anggapan bahwa hamster adalah hewan nocturnal yang tidur di siang hari dan beraktivitas di malam hari sesungguhnya SALAH. Yang benar adalah, Hamster adalah hewan Crepuscular. Yaitu hewan yang aktif terutama saat twilight (senja atau subuh). Hewan Crepuscular terkadang aktif di malam hari saat bulan purnama.

Jadi hamster itu berada di tengah-tengah, yaitu antara hewan malam (nocturnal), hewan siang (Diurnal), dan hewan Cathemeral (siang dan malam, seperti Singa).

Sebagai tambahan: Ciri khas hewan nocturnal, selain penciuman dan penglihatan yang tajam, adalah juga bentuk mata yang sangat besar dan tidak proporsional, seperti burung hantu atau tarsier. Sementara hewan Crepuscular tak ada yang bermata terlalu besar, seperti hamster dan kelinci.

Hamster Primadona Lab
Hamster termasuk salah satu primadona hewan laboratorium. Menurut Canadian Council for Animal Care, tahun 2006 saja, tercatat ada sebanyak 6.402 hamsters digunakan sebagai hewan percobaan di lab. Ini membuat HAmster berada di peringkat ke-4 sebagai hewan rodent lab terpopuler, di bawah mice, rats, dan gerbils.

Roborovskii


Roborovski: A-Z tentang Hamster Priyayi
By: Andi Nursaiful/Berbagai sumber

Di antara puluhan spesies hamster di alam, dan sejumlah spesies hamster yang bisa dipelihara dalam tangkapan (captivity), ini dia sang hamster priyayi: Roborovski. Ukuran fisiknya mini tapi gerakannya gesit, penuh kewaspadaan dan tak mudah percaya pada sesuatu, makan dan minum irit, dan gaya hidup kesehariannya lebih bersih dari hamster lain. Dalam hal berjodoh dan mencari pasangan, jantan Roborovski dikenal setia pada pasangan, sementara betina tak mudah menerima jantan baru.
 http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/226103_175302732539389_4691294_a.jpg

Habitat dan Riwayat
Phodopus Roborovskii begitu nama latinnya, aslinya menghuni area padang pasir di Mongolia dan China bagian Utara and Northern yang miskin vegetasi. Sarang dibangun di bawah tanah, dan mereka sangat aktif keluar sarang antara September hingga November.
Lingkungan keras yang miskin air itu membuat Roborovski mampu mengembangkan kemampuan efisiensi air yang sangat luar biasa. Bahkan, inilah salah satu hewan yang paling hebat dalam hal meminimalkan penggunaan air. Mereka mengonsentrasikan cairan urine sekental mungkin demi mengirit penggunaan air dalam tubuh.

Di antara hewan lain dalam genus Phodopus, Roborovski adalah survivor terbaik di ekosistem gurun. Mereka mampu bertahan dalam suhu yang sangat dingin di gurun, meskipun sangat sensitif terhadap suhu panas.

Di antara hamster lain yang kita kenal di Indonesia,  bahkan di dunia, Roborovski juga tercatat sebagai hamster pertama yang dilaporkan ke publik luas. Adalah Lt. Roborovski yang pertama kali melaporkan melihat hamster ini dalam ekspedisi di dekat Nan Shan pada bulan Juli 1894. Namun baru beberapa tahun kemudian, tepatnya 1903, zoölogist bernama Satunin mulai melakukan studi pertama tetntang Roborovski.

Hamster satu ini tak mudah beradaptasi. Buktinya, hingga akhir 1970-an, Zoological Society of London tidak juga baru berhasil menernakkan Roborovski yang mereka bawa dari Moscow Zoo. Justru breeder dari Belanda yang berhasil lebih dulu menernakkan Roborovski yang mereka dapat dari Rusia pada 1990. Tahun itu juga sebagian dibawa ke Inggris. Untuk AS, baru pada 1998, ada sekelompok Roborovski yang berhasil masuk dengan selamat ke sana.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah peternak di Rusia mencoba menernakkan Roborovski dari indukan langsung yang ditangkap di alam. Sayangnya, upaya itu tak pernah berhasil. Mereka tak mau bereproduksi, atau mati karena stres.

Perilaku dan Perkawinan   
Roborovski diketahui sebagai hewan komunal atau sosial, dan selektif memilih pasangan hidup. Jantan diketahui lebih pemilih ketimbang betina. Secara teori, mereka bisa dipelihara dalam kelompok besar, namun disarankan hanya sepasang dalam satu kandang. Kandang superbesar sekalipun, jika diisi lebih dari satu pasang, akan cenderung memicu perkelahian sengit saat usia mereka beranjak dewasa.

Dibanding hamster lain, atau hewan lain, Roborovski dikenal good natured dan sangat sangat jarang mengigit tuannya sendiri. Saat diagitasi atau diprovokasi, mereka lebih memilih jalan damai atau kabur sekalian. Meskipun terlihat sangat aktif dan pelari cepat, Roborovski sangatlah pemalu dan penakut. Tak heran jika dia termasuk mudah kena stres dibanding hamster lain.

Menangkap dan menenangkannya di tangan bukan perkara mudah. Oleh sebab itu, hamster ini tidak cocok untuk anak kecil. Namun bukan berarti Roborovski tak bisa dikendalikan. Oleh sebab itu, menjinakkan Roborovski adalah sebuah tantangan tersendiri.

Memasangkan Roborovski tak kalah sulitnya dengan menenangkannya di tangan. Kecuali diperkenalkan dan dipelihara dalam satu kandang saat masih berusia 1-2 bulan, mengawinkan dua ekor Roborovski dewasa dan matang untuk bereproduksi (6 minggu) adalah pekerjaan yang cukup melelahkan.

Ada sejumlah siasat yang bisa diterapkan untuk mempermudah proses ini. Misalnya, menyemprotkan/mengoleskan semacam pewangi seperti vanilla essence (untuk bikin kue atau makanan) pada bagian bawah tubuh kedua hamster. Perkenalkan mereka di kandang yang netral, atau bisa juga dengan lebih dulu membagi dua kandang dengan pembatas selama beberapa hari. Setiap hari lakukan pertukaran/tukar tempat.
  http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/262413_175781972491465_7700964_a.jpg
Betina Robo yang sudah dewasa, akan memasuki siklus masa subur setiap empat hari sekali. Selama 12 jam setiap empat hari sekali, betina akan memasuki masa subur. Pencatatan waktu ini penting bagi peternak.  Masa kehamilan (gestasi) robo rata-rata antara 22-22 hari.

Robo juga diyakini sebagai hewan seasonal breeders yang biasanya hanya kawin pad amusim semi dan musim panas. Sejumlah breeder di luar melaporkan bahwa Robo mereka tidak berproduksi sebelum musim semi tiba sejak saat mereka dilahirkan.


Genetika
Hamster Spesies Roborovski (Genus: Phodopus, Family: Cricetidae, Order: Rodentia) memiliki 34 pasang Kromosom. Jumlah ini berbeda dengan kromosom Campbell (28 pasang), Winter White (28 pasang), dan Syrian (44 pasang).

Roborovski dikenal tak memiliki kecenderungan genetik terhadap penyakit. Meski demikian, ada dikenal istilah “inbreeding depression” yang membuat Robo cenderung mandul jika terus menerus dikawinkan dalam garis keturunan (linebreed/inbreed). Selain cenderung mandul, mereka baru mau kawin pada usia lebih dewasa dari seharusnya.

Oleh sebab itu, disarankan untuk melakukan refresh pada garis keturunannya secara teratur dengan menyilangkan dengan Robo lain yang tidak bertalian darah. Kabarnya perkawinan inbreed  secara terus menerus akan menghasilkan anakan yang menderita penyakit "spin",  yaitu mengalami masalah (ringan sampai berat) dengan keseimbangan.


Varian Warna
Roborovski adalah hamster mini yang paling mini. Ukuran fisiknya hanya 4 -5 cm, berat hanya 22-28 gram, dengan harapan hidup 2 - 3 tahun saja. Secara warna, Roborovski awalnya dikenal hanya ada dua varian, yakni Normal Agouti dan White Face.

Meski demikian, hingga 2011 ini, berdasarkan penelusuran, dilaporkan bawah saat ini sudah ada sebanyak  7 varian warna Roborovski. Yakni Agouti/Normal, Husky, White-Faced, Platinum,  White, Red Eyed (Rust/Cinnamon), dan Mottled/Pied.

Agouti / Normal
http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/216823_175782149158114_8218299_a.jpg
 Ini adalah spesies Roborovski dari alam. Oleh sebab itu dinamakan wild colouration atau agouti. Coating atau warna bulunya adalah sandy brown atau coklat tanah (terkadang oranye). Pada bagian punggung ada warna coklat tua, sementara bulu di bagian dasar berwarna abu-abu.

Robo Agouti memiliki perut putih, kaki putih, dan alis mata putih. Warna matanya hitam dengan kuping bagian dalam berwarna flesh atau warna daging, dengan garis tepi coklat tua. Arches/scallops atau garis pola pemisah warna di bagian samping tubuh jelas terlihat. Berbeda dengan spesies hamster mini lainnya, Robo tak memiliki garis punggung atau dorsal stripe.  

Husky Roborovski (Recessive White Faced Gene)
Mutasi ini muncul pertama kali di Swedia 2002. Varian ini sebagian menyebutnya White Mask atau Husky. Berbeda dengan varian normal, Husky tidak memiliki alis mata putih seperti yang terdapat pada varian Agouti.

Husky diidentifikasi membawa gen bersifat resesif yang menghasilkan warna muka memutih berbentuk huruf “V” mulai dari kedua telinga hingga tepat di atas mata. Gen resesif ini juga memberi pengaruh pada area berwarna pada tubuh, yaitu membuat warna sandy brown pada robo Normal tadi menjadi lebih pucat dan menampakkan efek washed out atau tergosok.

   http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/223004_175784152491247_430582_a.jpghttp://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/216649_175784215824574_1775528_a.jpghttp://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/205959_175784502491212_993274_a.jpg

Selain itu, warna coklatnya menjadi berkurang/menyusut. Warna putih di perut bertambah hingga ke samping dan bagian belakang, membuat arches/scallops kian tidak jelas.

Kabarnya, inbreeding Robo Husky akan menimbulkan banyak masalah kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi.  Namun sebagian breeder mengaku tidak menemui masalah kesehatan dengan inbreeding ini.

Pada gambar di atas terlihat sepasang Rovo Normal (hasil anakan Robo Husky) melahirkan dua ekor anak yang berbeda. Satu Normal, satu lagi Husky. Foto paling kanan menunjukkan perbedaan tegas saat mereka dewasa.

White-Faced Roborovski (Dominant White Faced Gene)
http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/263369_175786215824374_1011935_a.jpg
 Varian  ini mirip dengan varian Husky. Bedanya ada pada sifat gennya yang dominan. Efeknya pun sama yaitu membuat wajah menjadi putih dengan bentuk V.

Yang sangat berbeda adalah warna punggung yang persis warna normal. Jadi Robo White Faced yang dimaksud disini adalah “robo normal dengan muka putih”. Sementara Husky adalah robo muka putih dengan punggung yang lebih putih.

Seiring usia, White Face terkadang berwarna lebih muda. Konon gen ini sudah sangat langka. Hanya ada satu breeder di Belanda bernama Nella yang diketahui terus mempertahankan kemurnian gen ini.

Platinum Roborovski (Dominan WF x Resesif WF)
  http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/250360_175788725824123_6957429_a.jpghttp://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/185247_175788922490770_7646032_a.jpghttp://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/282057_175789145824081_6003271_a.jpg

Varian yang ini juga tergolong langka. Warnanya mirip dengan Robo WF Dominan pada usia masa sapih. Namun seiring usia, warnanya terus memutih sampai akhirnya benar-benar putih polos.

Pada usia 12 bulan, warnanya menjadi abu-abu, dan saat menginjak usia 18 - 24 bulan, seluruh warna menjadi putih polos. Namun ini tetap berbeda dengan Roborovski Pure White yang sejak lahir saja sudah berwarna putih polos.

Oleh sebab itu, varian ini diberi nama Platinum Roborovski, karena adanya efek diluting yang memutihkan warna. Tidak semua breeder sepakat. Sebagian menyebut penampakan coating yang lebih memutih itu sesungguhnya sama saja dengan varian WF Dominan.

Oleh sebab itu varian Roborovski Platinum sifatnya masih debatable. Belum ada kesepakatan apakah efek diluting itu sekadar derivasi atau memang merupakan mutasi yang bisa diwariskan. Berbeda dengan penampakan mata flip flop pada Cambell maupun Winter White/Hybrid yang disepakati hanya sekadar cacat genetika.

Pada perkembangan berikutnya, diketahui bahwa efek diluting terjadi akibat perkawinan antara Robo Normal dengan Robo WF.  Sebagian breeder berpendapat percampuran ini berbahaya karena akan merusak warna asli dari Robo FW.

Namun sebagian breeder justru berusaha mematenkan warna itu dengan melakukan “double dose” atau mengawinkan anakan WF “platinum” dengan WF “platinum”. Hasilnya, muncul WF yang lebih putih lagi.

Walhasil sebagian berpendapat bahwa WF yang memutih itu merupakan mutasi, bukan hasil perkawinan silang antara varian Robo Normal dengan Robo WF.  Salah seorang breeder yang meyakini bahwa WF Platinum merupakan mutasi adalah Henri Bosch asal Belanda. Dialah salah satu breeder yang menemukan terjadinya efek ini.

Sebagian lagi berpandangan bahwa Diluted WF atau Platinum WF merupakan hasil persilangan varian Robo Normal dengan Robo WF, bukan mutasi. Mereka ini khawatir bahwa efek memutih itu sebetulnya merupakan undesireable trait atau warisan yang negative, yang bias saja berpengaruh pada kesehatan hamsternya maupun coating-nya.

Pada 2004, seorang breeder di Jepang bernama Kaidouya memamerkan foto WF yang makin memutih seiring usia. Ia menyebutkan bahwa interbreeding WF akan menghasilkan anakan yang lebih putih dan terus memutih pada usia dewasa/tua.


White Roborovski (Dominant WF x Anakan Inbreed Recessive WF)
http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/285263_175789545824041_2379586_a.jpghttp://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/226081_175789682490694_5915638_a.jpg
Sangat berbeda dengan varian-varian mutasi yang lain, White Robo benar-benar putih polos sejak lahir.

Sebelumnya banyak beredar foto “White Robo” di internet namun tidak terjelaskan bawaan gennya apa. Tanpa mengetahui silsilah gen sebelumnya, maka sangat mustahil mencetak white robo.

 
Namun ada breeder yang secara khusus melakukan eksperimen untuk mencasri tahu rahasia kemunculan robo white. Akhirnya diketahuii bahwa White Robo dihasilkan dari persilangan antara Dominan WF dengan anakan dari dua Resesif WF. Atau percampuran satu gen dominan WF dengan dua gen resesif WF.

Patut dicatat bahwa White Robo ini bukan mutasi albino karena matanya tetap berwarna hitam, bukan merah cerah. Sayangnya, beberapa White Roborovskis diketahui kondisi nkesehatannya tidak sebaik varian warna/pola lain. Penelitian terus dilakukan untuk mengetahui penyebabnya.

The Red Eyed Roborovski (Rust / Cinnamon?)

http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/263276_175789809157348_2990684_a.jpghttp://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/281869_175790015823994_400158_a.jpg
Mutasi baru ini muncul di Republik Ceko pada 2009 dan 2010. Sepasang Robo mata merah ini sudah diimpor ke Inggris pada 2010.

 
Sebetulnya bukan bermata merah ibarat argente pada Campbell, melainkan berwarna coklat tua. Selain mata, ciri fisiknya pun berbeda. Warnanya bukan sandy brown melainkan light creamy / caramel dengan chocolate undercoat, dan warna kuping pucat.

Belum banyak informasi yang diperoleh mengenai genetika varian baru ini, kecuali bahwa gennya bersifat resesif. Kabar terakhir, OakFarm di Inggris berhasil menernakkan dengan hasil yang konsisten bermata dark brown.

The Mottled / Pied Roborovski
http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/223015_175790195823976_4454535_a.jpg
Inilah mutasi terbaru dari varian Roborovski. Tak begitu njelas varian ini muncul di mana pertama kalinya, meskipun ada yang menyebutkan asal muasalnya juga dari  Republik Ceko.


Pada bulan November 2010, sepasang Mottled / Pied Roborovski juga sudah masuk ke Inggris, melalui breeder asal Swedia yang bernama Geisha.  Di inggirs, premilik perytamanya bernama Tammy, pemilik Oak Farms.

Ciri fisiknya persis sama dengan varian Agouti, kecuali bercak-bercak putih pada kepala, badan dan kadang pada wajah. Persis corak mottled pada Campbell. Varian terbaru inipun masih sangat minim infonya. Kecuali  bahwa sifat gennya pun resesif.

Selain  mutasi-mutasi terbaru itu, ada sejumlah pemahaman baru yang diperoleh berkat persilangan gen-gen mutasi tersebut (khususnya gen bersifat resesif) dengan varian agouti murni:

Agouti carrying Husky
 http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/284866_175790605823935_7150666_a.jpg
Robo Agouti yang carrying setengah kopi gen resesif dari Robo Husky (Recessive White - Faced) biasanya akan berwarna lebih cerah dari warna agouti murni.  Terutama di bagian antara kedua mata. Sebagian malah terlihat seperti “white spot” di antara mata.

Agouti carrying Red Eyed
Sebaliknya, Robo Agouti yang membawa separuh kopi gen dari varian Red Eyed Robo terkadang menampilkan warna yang lebih gelap dari varian Agouti.

Perbedaan Campbell dan Winter White


Perbedaaan antara Campbell dengan Winter White
Oleh Hamstermister Seratus Enambelas
Mungkin temen2 banyak yang bertanya, apa sih bedanya Campbell sama Winter White? Winter White yang kaya gimana sih? Campbell yang kaya gimana sih? Mungkin tulisan ini bisa sedikit membantu teman2 untuk mengidentifikasi mana yang Campbell, mana yang Winter White ^_^

Garis Pungggung/Dorsal,

Perbedaan terbesar dari keduanya yang paling gampang / kentara dilihat adalah garis punggungnya. Winter White memiliki dorsal yang sangat tebal, Campbell memiliki dorsal yang tipis. Dorsal Winter White. Dorsal Winter White dibagian kepala dan leher biasanya lebih tebal, sedangkan dorsal Campbell lurus dari hidung sampai ekor, sedikit tebal pada bagian kepala Cuma ga setebal Winter White.
Sayangnya perbedaan ini ga selalu terlihat jika kedua jenis ini sudah disilangkan (hybrid) secara sengaja atau tidak disengaja. Hybrid biasanya memiliki dorsal yang tebal seperti Winter White.
 http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/312944_186553521421311_1719123718_a.jpghttp://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/293313_186553644754632_155371748_a.jpg
    
                    Campbell                                           Winter White                                          
Warna
Warna alami Witer White lebih gelap, Abu2 cokelat  gelap dan dasarnya lebih abu2 kebiruan.
Campbell lebih cerah warnanya dan lebih abu2 kecokelatan terang
 
 http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/291818_186554148087915_90795788_a.jpghttp://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/312858_186554224754574_366768254_a.jpg

Tiga lengkungan dipinggir / The three arch
Pada Winter White, garis lengkungan ini berwarna cokelat/warna lebih terlihat. Sedangkna pada Campbell lebih tidak kentara garisnya dan lebih terlihat berwarna samar2 kekuningan. 
 
 http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/301445_186553604754636_2073223457_a.jpghttp://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/308277_186553688087961_2129011172_a.jpg
                Campbell                                           Winter White  

Bentuk
Kalau dilihat dari atas, Winter White kelihatan seperti bentuk telur (kecil diatas kemudian melebar di bawah). Campbell beda lagi,, bahunya lebih lebar kemudian mengecil di tengah. Kalau dari atas terlihat seperti angka 8 ^_^
Campbell terlihat lebih kekar daripada Winter White.


Bulu / Rambut
Winter White mempunyai bulu yang lebih tebal, bulunya lebih rapat. Campbell bulunya lebih panjang dan tidak serapat  Winter White. Winter White memiliki “Winter Coat” dimana warnanya bisa bervariasi dari abu2 muda, bercak2 putih sampai hamper putih. Campbell tidak memiliki “Winter Coat”.

Kepala
Kepala Winter White lebih lebar dan pendek, Campbell memiliki kepala lebih seperti bentuk segitiga.

Bentuk Hidung
Hidung Campbell lebih besar dan terlihat seperti 2 buah jendolan yang terpisah ^_^
  http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/316935_186553741421289_500039962_a.jpghttp://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/293694_186553828087947_1033874903_a.jpg
                     Campbell                                           Winter White   
Perhatikan beda jarak mata, bentuk telinga dan bentuk hidung mereka

Bentuk Telinga
Telinga Winter White lebih kecil dan sering terlipat. Malah bisa terlipat salah satu telinganya saja. Pada Campbell telinganya lebih lebar dan besar dan hanya sedikit terlipat. Telinganya selalu tegak.

Panjang Ekor
Ekor  Campbell lebih panjang daripada Winter White. Winter White memiliki ekor lebih pendek dengan bulu2 yang hampir menutupi ekor.
  http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/321583_186553801421283_1318759734_a.jpghttp://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/312827_186553868087943_1278757030_a.jpg
                 Campbell                                           Winter White   


Bentuk Mata
Mata Campbell berbentuk oval, mereka mudah menjulingkan mata. Ketika Campbell merasa tidak nyaman, mereka akan menyipitkan matanya dan terkesan sinis. Mata Winter White terlihat lebih bulat/belo, ketika merasa tidak nyaman Winter White terkadang menyipitkan mata nyaris tertutup. Mata Campbell saling berdekatan disbanding Winter White, hal ini karena pada dasarnya hamster Campbell mempunyai musuh alami yang berbeda dengan Winter White. Musuh hamster Campbell biasanya langsung masuk ke lubang sarang mereka, oleh karena itu sifat Campbell yang lebih agresif, menyerang dan menggigit merupakan cara mengusir musuh keluar sarang. Pengelihatan Campbell ke arah depan juga lebih baik dari Winter White.
Musuh alami Winter White adalah burung hantu dan mereka menangkap mangsanya melalui pendengaran.  Oleh karena itu, pengelihatan Winter White lebih luas untuk melihat musuh2nya.

Karakter
Winter White alaminya adalah hamster yang penakut. Jika belum jinak, mereka bisa sangat ketakutan dan berteriak. Mereka tidak sering mengigit. Campbell hampir tidak pernah berteriak. Ketika hamster Campbell ketakutan, mereka lebih suka bertahan dan mengigit. Campbell lebih defensive terhadap daerahnya. Terutama betina .

Hewan yang berkelompok
Campbell lebih berkelompok disbanding Winter White. Campbell lebih mudah dikeompokan dalam satu kandang. Winter White lebih sulit karena akan berkelahi satu sama lain pada saat pada saat mereka sudah dewasa dan mencari pasangan.


Karakteristik Hybrid Winter White
Pada Winter White warnanya mungkin menjadi lebih terang seperti Campbell. Warna perut jadi benar-benar putih dengan semburat abu2. Bulunya tidak serapat biasanya dan permukaan kulit mudah terlihat. Matanya tidak bulat seperti biasanya, karena Campbell bisa menyipitkan mata pada saat tidak nyaman, padahal Winter White yang asli ga bisa. Bulu jadi sedikit lebih panjang dan tidak rapat. Ekor bisa menjadi lebih panjang seperti Campbell. Sifat Hybrid Winter White dapat menjadi agresif. Betinanya bahkan sudah memiliki sifat agresif dari kecil.
   http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/301696_187488011327862_364560525_a.jpghttp://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/319516_187488161327847_1186778983_a.jpg
Telinga yang besar dan tegak terbuka juga mata yang sinis khas Campbell
 http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/298598_197232790353384_1864280998_a.jpg
Dorsal yang tipis seperti dorsal Campbell


Karakteristik Hybrid Campbell
Mengenali hamster Hybrid Campbell lebih sulit dibanding Hybrid Winter White. Biasanya anakan Hybrid ini adalah f1 dari silangan paksa Winter White x Campbell. Warnanya berbeda dari Campbell Normal murni, dan garis dorsalnya menjadi lebih tebal, begitu pula pada keturunannya nanti (jika dikawinkan dengan Campbell lain).
Selain itu Hybrid Campbell memiliki garis dorsal yang tebal dibagian kepala seperti Winter White. Memiliki mata yang besar, telinga yang kecil juga merupakan salah satu ciri Hybrid Campbell. Bulunya juga lebih pendek dan rapat seperti hamster Winter White.
   http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/299246_187489097994420_2105303168_a.jpghttp://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/300759_187494427993887_498638075_a.jpg
Dorsal yang tebal, mata yang bulat, telinga lebih kecil
 http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/297851_190383434371653_74386548_a.jpg
Warna yang terlihat seperti "kotor"

Peringatan
Sekali Hybrid, akan selamanya Hybrid walaupun teman2 mencoba mengawinkannya dengan hamster murni, keturunannya akan Hybrid.Sama seperti segelas air murni yang dituang sirup/sirop/orson, walaupun ditambah lagi dengan air maka akan tetap menjadi sirup.

Penamaan Warna pada Hamster


Penamaan Warna pada Hamster

By: Andi Nursaiful/Berbagai Sumber
Foto: Andi Nursaiful/Linda Price/Hamsterhideout/Dixie Dust/   
Temen-teman, sebagian besar dari kita sudah paham penamaan warna coating pada hamster. Tapi mungkin tak banyak dari kita yang memahami apa sebetulnya pengertian di balik nama-nama warna itu.

JIka, misalnya, warna Grey, Yellow, White, Black, dan warna yag umum kita sudah kenal, mungkin tak ada maasalah. Tapi ada sejumlah nama dan corak warna yang belum tentu dipahami oleh semua orang.

Misal, Argente, Blue, Lilac, Beige, Champagne, atau Fawn pada Campbell. Apa sih warna Lilac itu? Seperti apa sih warna Fawn itu? Atau Roan, Dingy, Rust, Copper, Champagne, Cinnamon, Tortoishell pada Syria. Lalu Violet, Sapphire, atau Argente pada WW/Hibrid.

Sebetulnya, penamaan warna pada hewan, termasuk hamster, banyak meniru penamaan warna pada dunia fashion. Tidak mengikuti penamaan warna secara umum. Misal, warna keunguan bukan dinamakan "Purple" atau "Light Purple", melainkan Lilac. Atau warna abu-abu kebiruan, atau warna biru baja, tidak dinamakan "Grey" melainkan Blue. Atau juga warna kuning kecoklatan mendekati oranye tidak disebut "Yellow" atau "Orange" melainkan Argente.

Nah di bawah ini adalah sedikit defenisi mengenai penamaan warna pada spesies hamster peliharaan, khususnya warna-warna yang tidak umum dikenal:

CAMPBELL
  http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/300201_203797549689907_1350044196_a.jpg
Agouti = Warna sekaligus pola alamiah. Di bagian perutnya berwarna putih pucat hingga warna krem. Warna bagian atas badan terdiri dari 2-3 warna (coklat, hitam, oranye) dengan ujung bulu di punggung berwarna hitam (black tipping). Kemudian terdapat tiga garis (dorsal), garis/dorsal tengah  berwara hitam, di bagian kiri dan kanan membentuk pola arches (melengkung) berwarna oranye.
 http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/317366_203797819689880_346848205_a.jpg

Argente = Secara umum diartikan warna oranye. Tubuh bagian bawah berwarna kuning gading tanpa tipping color. GAris dorsalnya berwarna coklat.
 http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/315000_203797893023206_2104530891_a.jpg

Opal = Selain diartikan sebagai salah satu jenis batu mulia, opal pada hamster diartikan sebagai warna smoky gray, atau abu-abu yang tampajk seperti "berasap" dengan ujung builu bewrwarna blue (kebiruan), dengan warna akar bulu abu-abu lembut. Wrn perutnya putih pucat, sementara warna dorsalnya abu-abu gelap.

 http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/291707_203799336356395_1150271998_a.jpghttp://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/299906_203799549689707_2077502752_a.jpg
Beige = Ini kerap digunakan dalam dunia fashion dan interior. Pada hamster, Beige berarti warna ginger (Ginger = antara oranye dan coklat, warna jahe) yang agak pucat, atau warna coklat oranye pucat. Warna dorsalnya sendiri coklat.
 
 http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/297517_203800223022973_1687333664_a.jpg
Fawn = Ini bisa beragam makna. Bisa berarti anak rusa, atau rusa betina. Dari warna anak rusa/rusa betina inilah, diperkenalkan warna Fawn yang digunakan pada hewan. Fawn umumnya berarti light yellowish brown, atau coklat muda kekuningan.

 http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/315483_203801313022864_971797037_a.jpghttp://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/311361_203801379689524_2078860843_a.jpg
Blue = Pada hamster, Blue diartikan warna abu-abu kebiruan seperti warna baja.
 
 http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/312635_203801603022835_1421891867_a.jpghttp://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/317039_203801656356163_1304945223_a.jpg
Dove = Abu-abu kecoklatan.
 
 http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/308693_203802216356107_171745005_a.jpghttp://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/304148_203802519689410_1131253873_a.jpg
Lilac = Warna ungu muda atau ungu pucat nyaris abu-abu. Warna diambil dari warna bunga Lilac.
 
 http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/308555_203802876356041_1997468279_a.jpghttp://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/308520_203803436355985_132476572_a.jpghttp://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/294216_203803366355992_414193840_a.jpg
Champagne = Champagne secara warna berarti warna oranye pucat kekuningan yang mendekati warna Beige. Penamaan warna ini diambil dari warna minuman sampanye.
  
 http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/321559_203803719689290_1144852580_a.jpg
Blue Fawn = Merupakan perpaduan warna Blue dan Fawn, sehingga menjadi warna soft ginger (Ginger = antara oranye dan coklat, warna jahe), dengan akar bulunya berwarna abu-abu kebiruan, dan ujung bulunya berwarna Blue.

 http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/300958_203803999689262_1847399062_a.jpg
Blue Beige = Merupakan warna Beige (coklat pucat kekuningan), dengan akar bulunya berwarna abu-abu, dan ujung bulunya berwarna Blue.

 http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/307290_203804266355902_1266187845_a.jpghttp://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/299439_203804606355868_1986693070_a.jpg
Lilac Fawn = pada hamster, ini berarti warna Light Dull Ginger, atau warna jahe yg pudar dan agak cerah, dengan akar bulu berwarna abu-abu kebiruan sehingga terkesan lebih gelap dari Blue Fawn. Dorsalnya sendiri berwarna abu-abu muda kebiruan.
 


SYRIAN
 http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/301118_203804813022514_378193416_a.jpg
Agouti = Berbeda dengan Campbell dan WW yang warna Agotuinya mirip, Agouti pada Syrian berwarna cokelat keemasan dengan perut kuning gading hingga ke baah pipi, sedangkan warna pipi coklat tua.

(no foto)
Golden  = Ini sama dengan Agouti.Normal/Wild Color
 http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/313782_203804956355833_792252262_a.jpg
Cinnamon = Warna jahe terang, atau coklat mengarah oranye, dengan akar bulu warna biru, perut kuning gading, dengan warna bulu di pipi coklat.

 http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/305235_203805109689151_1398880769_a.jpg
Dark Grey = Warna abu-abu dengan akar bulu abu-abu tua, perut kuning gading, warna pipi hitam.
 http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/307979_203806203022375_712063343_a.jpg
Light Grey = Warna abu-abu terang dengan akar bulu abu-abu gelap, perut kuning gading, dan warna bulu di pipi abu-abu gelap.

http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/316087_203806433022352_399188665_a.jpg
Rust = Rust adalah paduan warna red-brown-orange. Pada Syria berarti bulu berwarna coklat mengarah ginger, dengan akar bulu abu-abu, perut kuning gadng, pipi coklat.
 http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/300525_203806593022336_1367718632_a.jpg
Silver Grey = Warna abu-abu keperakan, dengan akar bulu abu-abu sedang, warna muka kuning gading, pipi abu-abu.